Rani menggenggam tas kamera di pangkuannya. Ransel hitam bermotif loreng tergeletak di dekat kaki. Hanya beberapa lembar pakaian sempat ia bawa.

Kenapa akhirnya perjalanan ini terjadi adalah karena permintaan atasannya, Archie. Lebih tepat disebut perintah, sebenarnya. Tapi mau bagaimana lagi. Hanya ini satu-satunya jalan terbaik untuk saat ini.

Mobil pick up bermuatan jagung berhenti di muka sebuah rumah dengan pekarangan lebar menjorok ke dalam. Perempuan muda turun dari kursi penumpang.

Sejenak ia menatap pemandangan di hadapan. Sebuah pohon matoa yang rindang menyapa. Terselip rasa haru yang lama tak ia rasakan.

Bersambung…

Hasna Wilda
Ktbm, 020217

Advertisements