Ia memandang dari tepi laut tempat berdiri. Sedikit berkecil hati dengan keputusannya. Namun semakin jauh sampan itu menuju ke tengah laut, hatinya semakin lapang.

“Aku lebih tenang seperti ini. Kulepaskan semua harapan untuk pulang setelah semua cara kucoba. Aku tidak akan berharap lagi. Melainkan menerima hidup baru disini. Mungkin Tuhan ingin aku ada disini untuk suatu hal. Sampai suatu masa tertentu. Pergilah perahu. Mungkin kau akan berguna di tempat lain.”

Lelaki itu berbalik ke arah pantai. Dia berpikir untuk memperbaiki rumahnya di gua. Lalu esok, dia akan menggarap lebih banyak tanah untuk ditanam. Setidaknya jika ada orang lain yang terdampar ke pulau ini, nasibnya bisa lebih baik dari dirinya dahulu.

Hasba Wilda
Ktbm 050217

Advertisements